Lusi Lindri

Lusi Lindri Bagian ketiga dari trilogi Roro Mendut Genduk Duku Lusi Lindri ini memantau dalam bentuk novel sejarah secermat mungkin data dan fakta historis Sunan Mangkurat I abad raja kejam Mataram dan zam

  • Title: Lusi Lindri
  • Author: Y.B. Mangunwijaya
  • ISBN: 9789794032374
  • Page: 155
  • Format: Paperback
  • Bagian ketiga dari trilogi Roro Mendut Genduk Duku Lusi Lindri ini memantau, dalam bentuk novel sejarah, secermat mungkin data dan fakta historis Sunan Mangkurat I abad 17 , raja kejam Mataram dan zamannya yang penuh peristiwa dramatis.Tokoh novel, gadis Lusi Lindri, anak perempuan Genduk Duku, terpilih oleh ibu Suri menjadi salah seorang dari pasukan pengawal pribadiBagian ketiga dari trilogi Roro Mendut Genduk Duku Lusi Lindri ini memantau, dalam bentuk novel sejarah, secermat mungkin data dan fakta historis Sunan Mangkurat I abad 17 , raja kejam Mataram dan zamannya yang penuh peristiwa dramatis.Tokoh novel, gadis Lusi Lindri, anak perempuan Genduk Duku, terpilih oleh ibu Suri menjadi salah seorang dari pasukan pengawal pribadi Susuhunan Mangkurat I, dan mengalami hidup yang paling rahasia di antara dinding dinding istana Perjalanannya sebgai istri perwira mata mata Mataram di batavia, pusat VOC, dan perkembangan tak terduganya lebih lanjut sebagai pemberontak di wilayah wilayah yang sekarang disebut Bagelen, Magelang, dan Gunung Kidul melawan raja lalim itu, merupakan klimaks trilogi penuh aksi dan cerita yang mendebarkan Khusus bagi para gadis maju dan wanita karier masa kini, namun juga untuk pria yang mau menimba hikmah tanda tanda zaman, novel sejarah Y.B Mangunwijaya ini dianjurkan co pas dari bukubagus page_produk_

    • [E-Book] ↠ Free Download ✓ Lusi Lindri : by Y.B. Mangunwijaya ↠
      Y.B. Mangunwijaya

    About Author

    1. Yusuf Bilyarta Mangunwijaya was an architect, writer, Catholic priest, and activist Romo Mangun Father Mangun was publicly known by his novel Burung Burung Manyar which was awarded Ramon Magsaysay Award for South East Asia Writings on 1996 Not only active in the fiction genre, Romo Mangun also wrote many non fiction and architectural works such as Sastra dan Religiositas tr Literature and Religiosity which won The Best Non Fiction prize in 1982.Bibliography Balada Becak, novel, 1985 Balada dara dara Mendut, novel, 1993 Burung Burung Rantau, novel, 1992 Burung Burung Manyar, novel, 1981 Di Bawah Bayang Bayang Adikuasa, 1987 Durga Umayi, novel, 1985 Esei esei orang Republik, 1987 Fisika Bangunan, buku Arsitektur, 1980 Gereja Diaspora, 1999 Gerundelan Orang Republik, 1995 Ikan Ikan Hiu, Ido, Homa, novel, 1983 Impian Dari Yogyakarta, 2003 Kita Lebih Bodoh dari Generasi Soekarno Hatta, 2000 Manusia Pascamodern, Semesta, dan Tuhan renungan filsafat hidup, manusia modern, 1999 Memuliakan Allah, Mengangkat Manusia, 1999 Menjadi generasi pasca Indonesia kegelisahan Y.B Mangunwijaya, 1999 Menuju Indonesia Serba Baru, 1998 Menuju Republik Indonesia Serikat, 1998 Merintis RI Yang Manusiawi Republik yang adil dan beradab, 1999 Pasca Indonesia, Pasca Einstein, 1999 Pemasyarakatan susastra dipandang dari sudut budaya, 1986 Pohon Pohon Sesawi, novel, 1999 Politik Hati Nurani Puntung Puntung Roro Mendut, 1978 Putri duyung yang mendamba renungan filsafat hidup manusia modern Ragawidya, 1986 Romo Rahadi, novel, 1981 he used alias as Y Wastu Wijaya Roro Mendut, Genduk Duku, Lusi Lindri, novel trilogi, 1983 1987 Rumah Bambu, 2000 Sastra dan Religiositas, 1982 Saya Ingin Membayar Utang Kepada Rakyat, 1999 Soeharto dalam Cerpen Indonesia, 2001 Spiritualitas Baru Tentara dan Kaum Bersenjata, 1999 Tumbal kumpulan tulisan tentang kebudayaan, perikemanusiaan dan kemasyarakatan, 1994 Wastu Citra, buku Arsitektur, 1988

    One thought on “Lusi Lindri

    1. Walaupun agak bingung di beberapa tempat karena belum baca prekuelnya, tapi saya menikmati kisah hidup seorang Lusi Lindri, berlatarkan keadaan Mataram yang saat itu carut marut dipimpin Amangkurat Buku ini membuat saya bertanya tanya, dan penasaran dengan fakta fakta yang tentu saja tersembunyi dari textbook sejarah SMA Seumur hidup saya sekolah, pelajaran Sejarah dirasa cukup menyenangkan Banyak cerita hebat meski tidak mendetail dan luwes Sampai sebelum membaca buku ini, saya tidak pernah tah [...]


    2. Buku ke 3 dari trilogi ini menggambarkan generasi ke 2 setelah era Rara Mendut Aku menyukai sisi sejarah buku ini yang sarat dengan isu emansipasi wanita Jujur setelah membaca 3 buku ini, aku bersyukur banget tidak di lahirkan di jaman Rara Mendut, Genduk Duku dan Lusi Lindri Di sini kita akan di suguhi kembali intrik politik kalangan penguasa yang super menjijikan Beberapa bahkan hanya berawal dari nafsu seks belaka Agak miris melihat hidup tenang kaum rakyat biasa seperti Lusi dan orang tuanya [...]


    3. Seri ke 3 dari trilogi Roro Mendut versi asli, cetakan tahun 1994 Saya dapat buku ini hadiah dari seorang teman januari lalu Saya paling suka dengan seri yang terakhir ini Lusi Lindri anak Genduk Duku dikisahkan menjadi pasukan Trinisat Kenya pasukan elit khusus wanita pengawal Amangkurat Dia bersuamikan seorang mata mata Mataram untuk Batavia Buku ini lebih dinamis dari dua buku sebelumnya Roro Mendut dan Genduk Duku Meski unsur percintaan masih bertebaran, tapi dunia kemiliteran dan spionase m [...]


    4. Novel Lusi Lindri milik saya adalah cetakan pertama, edisi November tahun 1987, meskipun tentu saja saya tidak membelinya pada tahun itu juga Buku ini saya temukan 5 tahun lalu di sebuah toko buku tua, rak paling atas, nyaris tak tersentuh tangan pembeli dan mungkin juga penjualnya karena terlihat dari kulit luarnya yang tertutup oleh debu tebal Seri ketiga dari trilogi karya Y.B.Mangunwijaya ini berkisah tentang perjalanan seorang srikandi Dibumbui dengan problema hidup yang dihadapinya dan ada [...]


    5. Ini dia pamungkasnya karya trilogi dari YB.Mangunwijaya Agak susah n lama bgt nemunya Lusi Lindri ini ceritanya adl anaknya Genduk Duku, asisten nya Roro Mendut dulu perempuan2 hebat di jamannya, karena berpendirian teguh n ga mo tunduk gitu aja n dijajah oleh laki2, apalagi yg punya kuasa seperti Tumenggung Wiraguna yg gampang kesengsem sama perempuan cantik


    6. the last character from the Tetralogy Lusi had the most better situation than Mendut or her mother Got a power and a brain she was looked honored than 2 other types of woman from the Tetralogy, the closest with my behavior, somehow inspiring.




    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *